Dua Cara Daftar Haji dengan Mudah, Simak Ulasannya!

Cara Daftar Haji

Selepas pandemi COVID-19, minat untuk menunaikan ibadah haji bukannya surut tapi malah meningkat. Umat Muslim Indonesia seperti tak ingin kehilangan kesempatan untuk berkunjung ke tanah suci. Namun, banyak pertanyaan muncul seputar cara daftar haji. Apakah masih sama seperti sebelum pandemi? 

Pandemi COVID-19 sudah mengubah dunia, termasuk juga penyelenggaraan ibadah haji. Dengan bahaya penyakit yang mengancam, penyelenggaraan haji terpaksa dihentikan selama pandemi. Namun penutupan tersebut pastinya juga memengaruhi antrian dan proses penyelenggaraan haji.  

Banyak pertanyaan yang datang dari umat yang ingin mendaftar haji. Apakah penutupan haji menambah panjang waktu tunggu jamaah haji? Apakah masih ada pembatasan jumlah jamaah dari pihak Saudi Arabia? Pastinya semua berharap tidak ada perubahan yang memperpanjang waktu tunggu. 

Tata Cara Daftar Haji Secara Online 

 Cara Daftar Haji

Satu hal yang pasti, bantuan agen untuk mengurus ibadah haji akan memudahkan hidup. Pemerintah sebagai penyelenggara haji reguler dan ONH Plus tentu bisa memanfaatkan bantuan dari agen-agen haji di seluruh Indonesia.  

Beruntung jika mengenal agen haji sekelas Granada Tour. Selain berpengalaman dalam menangani haji dan umrah, agen yang satu ini amanah dalam membantu kliennya. Setiap prosesnya pun berlangsung lancar. Cukup dengan menghubungi lewat WhatsApp di sini, Anda akan terhubung dengan tim terpercaya. 

Selain menggunakan agen, Kementerian Agama telah menyediakan pendaftaran haji mandiri secara online. Bahkan mulai tahun lalu sudah pendaftaran online ini sudah tersedia. Siapapun bisa menyelesaikan cara daftar haji online seperti di bawah ini: 

  1. Pendaftaran online menggunakan aplikasi Pusaka Super Apps. Aplikasi ini tersedia di Play Store maupun App Store. Tinggal unduh dan install di ponsel. 
  2. Awali dengan membuat akun agar bisa masuk dan mendaftar. 
  3. Masukkan data diri kemudian simpan. 
  4. Pilih “Layanan Publik” yang ada di menu utama. Kemudian klik “Pendaftaran Haji”. Jika sudah punya akun maka tinggal login pada “Akun Haji” dengan memasukkan email beserta password. 
  5. Isi formulir pendaftaran yang muncul sesudah login. 
  6. Namun jika belum mempunyai Akun Haji, maka pilih menu “Daftar” dan ikuti langkah pendaftarannya.  
  7. Pengguna baru harus memasukkan NIK dan nomor validasi akun. Sayangnya nomor validasi baru tersedia setelah melunasi setoran pendaftaran haji yang pertama. Pembayaran setoran ini hanya bisa dilakukan di bank rekanan pendaftaran haji. 
  8. Kemudian siap untuk memasukkan NIK, nomor validasi, serta mengisi formulir pendaftaran. 
  9. Lengkapi dokumen beserta data yang diminta. 
  10. Proses pendaftaran membutuhkan waktu sekitar tiga hari. Jika sudah berhasil mendaftar, Anda akan menerima email berisi surat pendaftaran haji beserta nomor porsi jamaah. 

Tata Cara Daftar Haji secara Langsung 

Cara Daftar Haji

Sementara untuk cara daftar haji reguler, pelajari dokumen apa saja yang wajib ada. Juga, untuk tata caranya seperti berikut ini: 

  1. Membuka Rekening Tabungan Haji 

Pemerintah sudah menunjuk beberapa bank rekanan untuk tabung haji. Datangi lokasi terdekat dengan membawa dokumen identitas. KTP dan pas foto ukuran 3×4 dan 4×6 cukup untuk menguatkan identitas. Namun wajib diingat bahwa tabungan haji membutuhkan setoran awal 25 juta rupiah. 

  1. Menandatangani Surat Pernyataan

Jika tabungan sudah siap, maka langkah sesudahnya adalah menandatangani surat pernyataan dari pihak Kementerian Agama untuk menyelesaikan Syarat Haji. 

  1. Transfer Pembayaran Awal  

Berikan jaminan pendaftaran dengan membayar setoran awal BPIH. Cukup dengan mendatangi cabang terdekat dengan domisili. Setoran awal ini berjumlah 25 juta dan harus langsung dibayarkan ke rekening Badan Pengelola Keuangan Haji. 

  1. Simpan Bukti Setoran Awal 

Lembar bukti setoran pertama berisi nomor validasi sehingga penting untuk disimpan.  

Setelah seluruh prosesnya selesai, maka kembalilah ke bank untuk memverifikasi dokumen. Bahkan jika memang perlu, datanglah ke bank untuk verifikasi atas semua dokumen Anda. Baik cara daftar haji plus atau reguler, pihak bank akan membuatkan lembar validasi lengkap dengan surat pernyataan dan surat kuasa.  

Untuk menyelesaikan pendaftaran, datangi kantor Kemenag terdekat. Petugas akan memeriksa pendaftaran haji dan memasukkan nama Anda ke daftar antrian haji. Demikianlah mudahnya cara daftar haji yang bisa langsung datang atau online. Keduanya akan langsung memasukkan nama Anda ke dalam antrian. 

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya