Haji Furoda: Pengertian, Legalitas, dan Biayanya

Haji furoda adalah

Haji furoda’ adalah jalur pemberangkatan haji yang lebih cepat daripada haji plus. Belum banyak muslim Indonesia yang mengenal jalur haji furoda’ ini. lalu kenapa bisa haji ini lebih cepat? Dan apa sebenarnya haji furoda’ itu? Berikut ini penjelasan lengkapnya.

Apa itu Haji Furoda’?

Haji furoda’ merupakan ibadah haji yang tidak termasuk dalam kuota haji di Kementerian Agama atau biasa disebut haji non kuota. Hal ini karena orang yang berhaji furoda’ mendapat undangan langsung dari Kerajaan Arab Saudi. 

Sehingga visanya diberikan langsung oleh Pemerintah Arab Saudi. Dengan demikian, jika seseorang mendapat undangan haji furoda’, tidak perlu lagi mengikuti antrean haji di Indonesia. Mengenai haji furoda’ ini telah diatur langsung oleh Pemerintah Indonesia. 

Sehingga tidak sembarang travel menyediakan jasa haji furoda’. Oleh karena itu, Anda harus waspada dan hati-hati ketika menerima tawaran haji furoda’ dari biro travel. Periksa terlebih dahulu apakah travel tersebut telah memiliki izin dari pemerintah. 

Karena hanya travel yang mendapat izin dari pemerintah saja yang bisa mengantarkan haji furoda’. Adapun orang-orang yang mendapat undangan haji furoda’ dari Pemerintah Arab ini tentunya telah melalui seleksi dari Pemerintah Arab. 

Orang-orang yang beruntung tersebut biasanya adalah orang yang memiliki ikatan kuat dengan kerajaan atau memiliki hubungan yang baik. Selain itu, bisa jadi orang tersebut memiliki andil besar atau berjasa terhadap dua belah negara, yaitu Indonesia dan Arab Saudi. 

Pertimbangan lainnya adalah prestasinya dalam dunia Islam atau seorang pendakwah yang memiliki pengaruh penting dalam masyarakat muslim.

Bagaimana Legalitas Haji Furoda’?

Anda yang baru mengenal haji furoda’ pasti bertanya-tanya mengenai legalitasnya di Indonesia. Pertanyaan tersebut wajar karena haji furoda’ dilakukan di luar kuota haji Indonesia. 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut kami berikan undang-undang yang mengatur tentang haji furoda’ ini. Terdapat UU yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo tentang haji mujamalah atau sama dengan haji furoda’. Peresmian tersebut presiden remikan tahun 2019. 

Berikut ini rincian UU nya yang terkandung dalam paragraf 3 yang membahas tentang WNI dengan Visa Haji di luar Kuota haji Indonesia:

Pasal 17

  1. Visa Haji di luar kuota haji Indonesia dilarang digunakan oleh Jemaah Haji.
  2. Larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dikecualikan bagi warga negara Indonesia yang mendapat undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk melaksanakan Ibadah Haji.

Pasal 18  

  1. Visa haji Indonesia terdiri atas:
  1. visa haji kuota Indonesia; dan
  2. visa haji mujamalah undangan pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
  1. Warga negara Indonesia yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) wajib berangkat melalui PIHK
  2. PIHK yang memberangkatkan warga negara Indonesia yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi wajib melapor kepada Menteri.

Pasal 20

Menteri melakukan pengawasan terhadap PIHK yang memberangkatkan warga negara Indonesia yang mendapatkan undangan visa haji mujamalah dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Semua UU tersebut menunjukkan bahwa haji furoda’ itu memang legal di Indonesia. Bahkan pemerintah akan mengawasi PIHK yang mengantar jamaah haji furoda’. Jika ada penyelewengan maka akan ada sanksi yang dikenakan kepada PIHK (Penyelenggara Ibadah Haji Khusus).

Berapa Biaya Haji Furoda’?

Sebagaimana kami jelaskan di atas, bahwa haji furoda’ ini bisa melalui undangan langsung dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan melalui biro travel yang memiliki izin. Maka jika mendapatkan visa resmi dari Arab Saudi maka semua biaya haji ditanggung oleh Arab Saudi atau gratis.

Namun jika melalui biro travel, haji furoda’ ini cukup mahal, bahkan lebih mahal dari haji plus. Menurut beberapa sumber, biaya haji furoda’ ini sekitar USD 15.000 atau jika dikonversikan ke rupiah sebesar Rp. 224.340.000. 

Itulah ulasan kami tentang haji furoda’. Sekali lagi kami tegaskan bahwa haji furoda’ adalah haji non kuota yang legal di Indonesia. Jika Anda ingin mencari biro travel yang terpercaya kami sarankan di Granada Tour. Semoga bermanfaat.      

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya