Haji Mabrur adalah: Ciri-Ciri dan Cara Menjadi Haji Mabrur

Haji Mabrur adalah

Para jemaah haji selalu berharap bisa menjadi haji dengan kualitas mabrur setelah pulang dari tanah suci Makkah. Karena haji mabrur adalah haji yang mendapatkan keuntungan dari Allah, yaitu jaminan surga.

Apakah hanya itu keutamaan bagi haji mabrur?

Apa yang Dimaksud Haji Mabrur dan Bagaimana Ciri-Cirinya?

Haji mabrur adalah haji yang sudah melaksanakan haji dengan menjalankan kewajiban, syarat serta rukun haji. Termasuk tidak melakukan atau menjauhi hal-hal yang menjadi larangan bagi jamaah haji.

Haji mabrur termasuk salah satu amalan paling utama karena haji mabrur merupakan jemaah haji yang sudah menjalankan hukum haji dengan sempurna. Bahkan merupakan haji yang diterima oleh Allah sebagai haji yang tidak dikotori oleh dosa.

Itu sebabnya mencapai haji mabrur adalah harapan setiap orang yang menjalankan ibadah haji ke tanah suci. Lalu, bagaimana mengetahui seseorang sehingga disebut sebagai haji mabrur?

Lihat ciri-ciri haji mabrur berikut ini:

  • Santun dalam bertutur kata
  • Ibadahnya meningkat secara personal
  • Lebih mengutamakan ibadah semakin dekat kepada Allah
  • Semakin baik sifat dan sikapnya dari waktu ke waktu
  • Meningkatkan hubungan sosial
  • Selalu menebarkan kedamaian
  • Tidak memiliki kesombongan
  • Terus menjauhi hal-hal yang dilarang
  • Menciptakan hubungan sosial yang lebih positif
  • Lebih berempati dan memiliki solidaritas sosial yang tinggi

Maka jelas jika haji mabrur bisa membawa dampak positif bagi keluarga serta orang-orang disekitarnya. Haji mabrur tetap menaati janji-janji yang telah dibuat meskipun sudah pulang dari ibadah haji.

Janji Allah untuk Haji Mabrur

Haji Mabrur adalah

Mengapa banyak umat muslim yang ingin menjadi haji mabrur? Karena Allah menjanjikan beberapa kebaikan bagi haji mabrur.

Seperti dikutip hadits haji mabrur dari sabda Nabi Rasulullah SAW dalam riwayat Bukhari, “Tidak ada balasan (yang layak) bagi haji mabrur selain surga’. Bahkan dalam kitab Nihayatul al-Muhtaj (Nihayah), haji mabrur juga mendapat keistimewaan yaitu pembebasan dari dosa besar dan kecil.

Termasuk pembebasan dari ikatan dengan orang lain terkait hutang serta penganiayaan bagi haji mabrur yang wafat ketika menjalankan ibadah haji.

Cara Menggapai Haji Mabrur

Sah atau tidaknya setiap rangkaian ibadah haji yang Anda lakukan bisa berdasarkan ketentuan fiqih haji. Sementara diterima atau tidaknya ibadah haji seseorang adalah hak prerogatif Allah SWT semata dan tidak datang tiba-tiba. 

Faktanya, seseorang yang mendapatkan predikat haji mabrur adalah jemaah haji yang diterima hajinya oleh Allah. Jadi harus diupayakan sejak sebelum berangkat haji, saat melaksanakan ibadah haji sampai sepulangnya dari Makkah.

Beberapa persiapan yang Anda perlukan untuk bisa meraih haji mabrur:

  1. Sebelum Melaksanakan Ibadah Haji
Haji Mabrur adalah

Apa yang mendukung terwujudnya menjadi haji mabrur sebelum menunaikan ibadah haji?

  • Memahami dengan baik filosofi di balik rukun haji dan wajib haji.
  • Mempelajari bacaan doa dalam tahapan-tahapan ibadah haji.
  • Memahami manasik haji serta ajaran agama islam lainnya sehingga Anda memiliki ilmu yang cukup dalam menjalankan ibadah.
  • Terus meningkatkan amalan ibadah
  • Hanya menggunakan rezeki yang halal, terlebih yang akan digunakan untuk ibadah termasuk ibadah haji.

Lebih dari itu, pastikan Anda memahami dengan baik terkait sunnah-sunnah haji sebelum berangkat ke tanah suci. 

  1. Ketika Melaksanakan Ibadah Haji

Terapkan ini selama menjalankan ibadah haji supaya menjadi haji mabrur

  • Meluruskan niat ibadah haji untuk semata-mata mengharap ridho Allah dan memenuhi rukun islam yang kelima.
  • Pastikan syarat, rukun sampai wajib haji terlaksana dengan baik dan penuh khidmat.
  • Tidak berkata yang buruk
  • Melaksanakan ibadah haji lengkap dengan syarat dan rukunnya
  • Tidak melanggar ketentuan haji serta syariat islam
  • Menjauhi perbuatan terlarang termasuk cabul
  • Tidak melakukan hal yang dilarang seperti rafats, jidal, dan fusuq.

Fokus untuk khusyuk menjalankan ibadah haji baik pikiran maupun tenaga sehingga bisa menjalankan semua rangkaian wajib haji dan rukun haji. cara ini juga bisa membantu Anda untuk menghindari cobaan buruk ketika di tanah suci.

  1. Setelah Menunaikan Ibadah Haji

Haji yang mabrur akan terus berusaha menjauhi dan mengurangi perbuatan maksiat serta menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Tidak berpikiran untuk menaikkan status sosial atau menunjukkan ibadah kepada orang lain, termasuk ketika berbuat baik. Bahkan selalu memberikan manfaat kebaikan kepada orang lain.

Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang sebelum menunaikan ibadah haji termasuk dalam memilih. Jadi, jika haji mabrur adalah tujuan utama Anda, hubungi kami dan kami siap membantu Anda untuk fokus dalam beribadah.

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya