Lengkap! Pengertian Haji Tamattu beserta Niat dan Tata Caranya

Haji tamattu adalah

Pada rukun Islam yang kelima, tersebut pergi haji jika mampu. Haji sendiri terbagi menjadi 3 jenis. Salah satunya adalah Haji Tamattu. Haji Tamattu adalah melaksanakan ibadah haji dan umrah dalam satu sesi di bulan haji. 

Ibadah haji wajib bagi para muslimin dan muslimah yang sudah mampu. Namun, umat Islam di seluruh dunia berusaha sekuat tenaga agar mereka menjadi bagian dari golongan mampu ke tanah suci. 

Baik mampu secara finansial maupun fisik dan mental. Seperti yang tercantum dalam Al-Quran surah Al Hajj ayat 32:

ذَٰلِكَ وَمَن يُعَظِّمْ شَعَٰٓئِرَ ٱللَّهِ فَإِنَّهَا مِن تَقْوَى ٱلْقُلُوبِ

żālika wa may yu’aẓẓim sya’ā`irallāhi fa innahā min taqwal-qulụb

“Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketakwaan hati.”

Pengertian Haji Tamattu

Dalam istilah ibadah haji, ada tiga jenis ibadah haji yang seringkali kita dengar. Yaitu Haji Ifrad, Haji Qiran dan Haji Tamattu. Kali ini kami akan membahas secara singkat mengenai pengertian Haji Tamattu. Mengingat hingga saat ini tidak semua orang mengerti dan memahami istilah Haji secara tamattu itu sendiri. 

Haji Tamattu adalah salah satu dari jenis ibadah haji yang diterima dalam Islam. Melaksanakan Haji Tamattu yang sah dan sesuai syariat, maka muslim/muslimah tersebut harus melakukan ibadah umrah pada bulan Zulhijjah. 

Pelaksanaan ibadah umrah ini, meskipun di bulan Zulhijjah, harus dilakukan sebelum melakukan ibadah haji. Alasannya untuk mendapatkan ibadah haji secara tamattu yang sah. Jadi, umat muslim yang ingin melaksanakan ibadah haji dengan metode Haji Tamattu, harus ibadah umrah dahulu sebelum tanggal 8 Zulhijjah. Karena salah satu syarat sahnya juga membatalkan ihram setelah melakukan umrah tersebut dan memakai pakaian biasa sebelum kembali memulai ibadah haji.

Jika waktu pelaksanaan ibadah umrah dan haji terlalu mepet, tentu pelaksanaan haji tidak bisa didapat dengan sah. Selain itu, jika sudah berniat untuk melaksanakan Haji Tamattu ada kewajiban lain yang harus dilaksanakan jamaah. Yaitu, menyembelih kurban di tanah suci. 

Melakukan penyembelihan hewan kurban ini pada hari tasyrik (hari di mana diharamkannya menjalankan ibadah puasa). Hari tasyrik bisa di tanggal 10 Dzulhijjah (hari raya Idul Adha) atau pada hari tasyrik setelah hari raya (11, 12 atau 13 Dzulhijjah). 

Mengingat pelaksanaan penyembelihan hewan qurban yang berlokasi di Baitullah, memilih unta merupakan pilihan tepat karena hewan tersebut berhabitat di sana. 

Niat dan Tata Cara

Dalam setiap ibadah, terutama dalam ajaran Islam, mengucapkan niat merupakan hal wajib, termasuk syarat Haji Tamattu. Berikut adalah niat mengerjakan Haji secara Tamattu:

نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi ta’ala labbaika Allahumma hajjan.

Artinya: “ Aku berniat haji dengan berihram karena Allah ta’ala.”

Setelah membaca niat, mari simak tata cara Haji Tamattu yang akan kami jelaskan secara singkat berikut ini:

1. Ihram untuk melakukan ibadah umroh yang bisa dimulai dari Miqat

2. Sa’i

3. Tahallul yang biasanya dilakukan dengan memotong rambut minimal 3 helai. Bagi jemaah laki-laki, biasanya akan menggunduli rambut. Sementara jemaah wanita hanya perlu memotong rambut minimal seukuran ujung jari. 

4. Ihram untuk ibadah haji. Ihram ini harus dibatalkan dulu setelah umrah, baru melakukan ihram kembali saat melaksanakan ibadah haji.

5. Wukuf di Arafah

6. Mabit atau bermalam di Muzdalifah

7. Melempar jumrah aqabah.

8. Tahallul awal

9. Mabit di Mina pada hari tasyrik

10. Melempar jumrah ula, wustho, dan aqabah pada hari tasyrik

11. Tawaf ifadah

12. Sa’i

13. Tahallul tsani

14. Tawaf wada

Selain melakukan kewajiban di atas, jamaah atau umat muslim yang melaksanakan ibadah Haji secara tamattu juga wajib membayar dam atau denda. Dam pada Haji Tamattu ini terdiri dari dua jenis, yaitu Dam Nusuk yang mana jamaah membayarnya bukan karena kesalahan yang dilakukan oleh jamaah haji. Serta Dam Isaah yaitu denda yang wajib dibayar oleh jamaah karena kesalahan atau kelalaian saat melakukan ibadah haji. 

Jadi, pengertian Haji Tamattu adalah melaksanakan ibadah haji dan umrah dalam satu waktu dengan syarat dan tata cara yang juga sudah diatur sesuai syariat. Pelaksanaan ibadah Haji secara tamattu banyak dipilih oleh para jamaah karena lebih ringkas. 

Kami juga dapat membantu Anda melaksanakan ibadah haji ataupun umrah sesuai yang pilihan para jamaah dan sesuai dengan ketentuan syariat Islam yang sah. Hubungi kami dengan mudah di sini untuk info lebih lanjut!

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya