Haji Wada Artinya Apa? Simak Sejarah dan Penjelasannya

Haji Wada artinya

Ibadah Haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib untuk para umat Islam laksanakan. Adapun beribadah haji merupakan rukun islam yang ke lima. Salah satu jenis ibadah haji adalah haji Wada. Untuk tahu haji Wada artinya apa dan bagaimana sejarahnya, simak penjelasannya berikut ini.

Sejarah Pelaksanaan Haji Wada

Haji Wada artinya

Seperti halnya ibadah yang lain, untuk bisa menentukan ada atau tidaknya jenis haji Wada adalah berdasarkan dalil atau sunnah nabi. Adapun haji Wada sendiri merupakan peristiwa yang besar karena merupakan ibadah haji terakhir junjungan Islam Rasulullah SAW.

Awal mulanya berasal dari Rasulullah yang melakukan perjalanan ke Madinah untuk melaksanakan ibadah haji. Ibadah Haji Wada Nabi Muhammad tersebut dilaksanakan pada 4 Dzulqa’dah bersama 140.000 kaum muslim yang ingin menunaikan ibadah haji.

Perjalanan menuju Mekkah dan Madinah memakan waktu cukup lama dan penuh perjuangan. Hal ini menunjukkan bagaimana proses haji Wada benar-benar berkesan bagi Baginda Muhammad SAW.

Bersama umat terbesar saat itu, Nabi Muhammad SAW menyampaikan pidato terakhirnya. Hal ini mengisyaratkan bahwa beliau sebentar lagi akan tutup usia. Hal ini juga semakin jelas dengan turunnya Al-Qur’an Surat Al Maidah ayat 3 yang artinya:

“Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barangsiapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Dengan turunnya ayat ini menjadi isyarat bahwa ibadah ini adalah ibadah haji Wada terakhir yang Rasulullah jalankan. Melihat bagaimana bermaknanya ibadah haji Wada, sebagai kaum muslim yang ingin menyempurnakan ibadah tentunya ingin segera menunaikan ibadah haji.

Untuk mengikuti jejak Rasulullah SAW yang hingga akhir hayatnya melaksanakan ibadah, Anda bisa mulai mendaftar ibadah haji melalui agen resmi Granada Tour disini.

Pesan Terakhir Rasulullah Saat Haji Wada

Haji Wada artinya

Haji Wada merupakan ibadah haji terakhir Rasulullah sekaligus yang terbesar dalam sejarah. Ada pesan memilukan dan  yang membuat semua kaum Muslim meneteskan air mata.

Nasihat Rasulullah saat haji Wada saat itu ialah:

  • Tidak merampas hak orang lain dan membunuh nyawa orang lain
  • Memuliakan wanita (istri) bagi para suami dan memenuhi haknya
  • Meninggalkan kebiasaan jahiliyah seperti riba dan pembunuhan
  • Menjaga agama dan juga rukunnya
  • Menjaga satu sama lain karena muslim adalah bersaudara
  • Berpegang teguh pada Al-Qur’an dan Al-Sunnah
  • Taat kepada pemimpin yang menjalankan kepemimpinan sesuai dengan Al-Qur’an
  • Mewaspadai tipu daya dan godaan setan
  • Tidak menghalalkan yang haram dan sebaliknya
  • Mengisyaratkan umur Beliau sudah tidak lama lagi

Pesan-pesan tersebut menjadi Ahlussunah yang kaum muslim harus ikuti. Terutama ketika penyampaiannya oleh nabi sendiri di hadapan yang lain. Dalam khutbah shalat Jumat saat pelaksanaan haji Wada, Nabi Muhammad SAW mengisyaratkan bahwa umur Beliau sudah tidak lama lagi.

Hal ini benar adanya karena 12 hari setelah kepulangan haji, kesehatan Rasulullah SAW menurun hingga wafat pada 12 Rabiul Awal. Setelah haji Wada terjadi pada tahun 11 Dzulhijjah, Nabi Muhammad SAW sempat sakit selama 13 hari. Beliau mengalami penurunan kesehatan sesampainya kembali dari ibadah haji.

Amanah Ibadah Haji Wada

Haji Wada artinya

Dalam ibadah terakhir ini, banyak kaum muslim yang begitu tersentuh dan pilu mendengar Rasulullah SAW mengisyaratkan umurnya sudah tidak lama lagi. Menurut sejarah, ibadah haji Wada ini juga menjadi awal munculnya kekuasaan Khalifah yang menggantikan kepemimpinan nabi Muhammad SAW.

Sebagai informasi, nabi Muhammad SAW sudah mengarahkan penduduk Arab untuk memeluk Islam dan lepas dari kegiatan Jahiliyah. Sebagai seorang kaum Muslim, Anda tentunya merasakan betapa besarnya efek dan hikmah haji Wada pada peristiwa ini.

Pesan yang kaum Muslim bisa dapatkan dari peristiwa memilukan ini adalah pentingnya menunaikan ibadah haji. Tidak hanya sebagai rukun Islam yang wajib, namun ibadah haji juga pertanda bahwa seorang Muslim telah menyempurnakan ibadahnya.

Sebagaimana Rasulullah menutup dakwahnya selama 23 tahun dengan beribadah haji, kami mengajak Anda untuk turut bergerak melaksanakan rukun Islam ini.

Setelah mengetahui haji Wada artinya dan sejarahnya, pastikan Anda segera mendaftar dan menunggu keberangkatan haji melalui agen terpercaya seperti Granada Tour Indonesia. Pendaftaran bisa langsung kesini.

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya