Syarat Sah Haji yang Wajib Ditunaikan Umat Muslim

Syarat Sah Haji

Ibadah haji adalah rukun Islam ke-5. Ibadah ini menjadi wajib hukumnya untuk umat Muslim yang memiliki kemampuan melaksanakannya. Untuk Anda yang sedang mempersiapkan diri untuk menjalani ibadah tersebut, wajib mengetahui syarat sah haji berikut ini. 

Dalam pelaksanaan ibadah, syarat sah menunaikan haji dan rukunnya harus Anda penuhi. Seperti diketahui, rangkaian ibadah ini tidak sebentar. Anda akan menghabiskan waktu selama 40 untuk menunaikan segala rangkaian kegiatan.

Mulai dari keberangkatan hingga kepulangan dari Tanah Suci. Anda butuh fisik yang prima. Dalil tentang ibadah haji ada dalam Al-Qur’an, kemudian hadits Nabi Muhammad. Dalam firman Allah SWT lewat Surat Ali Imran ayat 97, berbunyi sebagai berikut. 

“Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.”

Pengertian Haji

Haji adalah istilah yang bersumber dari bahasa Arab. Yakni berarti menuju atau mengunjungi. Ibadah ini berpusat di kota Mekkah, Arab Saudi. Kemudian, ada beberapa orang yang mengartikan kata ini dengan ziarah Islam tahunan. 

Syarat Sah Haji

Syarat sah haji adalah meliputi hal-hal sebagai berikut.

  1. Islam
  2. Baligh atau sudah mencapai kedewasaan
  3. Memiliki akal
  4. Merdeka
  5. Punya bekal dan ketersediaan alat kendaraan
  6. Memasuki waktu haji
  7. Sarana jalan dalam kondisi kondusif
  8. Jarak yang terjangkau dan memungkinkan untuk ditempuh

Syarat sah bagi haji, yakni pelaksanaan ihram (niat untuk melaksanakan ibadah), pada bulan Syawal, Zulkaidah dan 9 Dzulhijjah hingga terbitnya fajar Sidik pada hari raya Qurban.  

Siapa saja yang melaksanakan ihram dengan niat haji berbeda dari waktu tersebut, maka ibadah yang sudah dilaksanakan hanya terhitung sebagai umrah. Sebab, seluruh waktu dalam setahun merupakan waktu umur.

Rukun Haji

Syarat Sah Haji

Selain syarat sah ibadah haji, rukun haji adalah bagian pelaksanaan ibadah yang wajib Anda lakukan ketika menunaikannya. Jika salah satu rukun ini tidak Anda penuhi, maka ibadah Anda menjadi tidak sah. Anda pun harus mengulanginya pada periode selanjutnya. 

Terdapat beberapa rukun ibadah haji yang wajib Anda penuhi. Yakni sebagai berikut : 

  1. Ihram

Ihram adalah niat menjalankan ibadah dengan pakaian ihram (kain berwarna putih) dan meninggalkan segala hal yang terlarang. Sabda Rasulullah SAW menyebutkan hal berikut.

“Sesungguhnya segala amal ibadah hanya sah apabila dengan niat.” (HR. Bukhari)

  1. Wuquf di Padang Arafah

Wuquf yakni berhenti di Padang Arafah pada 9 Dzulhijjah, dari dzuhur hingga terbit fajar 10 Dzulhijjah. Hal tersebut disampaikan dalam sabda Rasulullah SAW sebagai berikut.

“Haji itu adalah Arafah. Siapa saja yang datang pada malam tanggal 10 sebelum terbit fajar, maka sesungguhnya ia telah mendapat haji yang sah.” (HR. Lima Ahli Hadits)

  1. Tawaf Ifadah

Selanjutnya adalah tahapan berkeliling di Ka’bah tujuh kali, berawal dari Hajar Aswad. Firman Allah SWT dalam Q.S Al-Hajj ayat 29 menyebutkan tentang hal ini.

“Dan melakukan tawaf sekeliling rumah tua (Baitullah),” (Q.S Al-Hajj: 29)

  1. Sa’i

Yakni berlari kecil di antara bukit Shafa dan Marwah tujuh kali. Satu kali perjalanan dua titik tersebut artinya terhitung sebanyak satu kali. Demikian pula sebaliknya. Kemudian, berakhir di bukit Marwah. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW berikut.

“Telah diwajibkan atas kamu sekalian berlari-lari kecil, maka bersa’ilah kamu.” (HR. Imam Ahmad)

  1. Tahallul

Kemudian rukun berikutnya adalah memotong rambut kepala minimal sebanyak tiga helai. Rukun ini terdiri atas dua macam, yakni tahallul awwal dan tsani.

Tahallul awwal merupakan orang yang sudah mengerjakan dua diantara tiga aktivitas. Yakni lempar jumrah, cukur dan tawaf ifadah. Di sini, Anda boleh meninggalkan ihram dan menggunakan wewangian, namun tidak boleh berhubungan suami istri.

Adapun tahallul tsani adalah orang yang sudah melempar jumrah aqabah, mencukur, dan tawaf ifadah. Di sini orang tersebut sudah boleh melakukan sesuatu yang dilarang, termasuk bersenggama.

  1. Tertib

Yakni menjalankan rangkaian ibadah haji secara berurutan berdasarkan rukun haji.

Kesimpulan

Ibadah Haji adalah rukun Islam ke-5. Ibadah ini wajib untuk Muslim yang mampu menjalankannya. Sebelum menunaikannya, Anda tentu harus mengetahui syarat sah haji. Dengan begitu, seluruh ibadah Anda menjadi sah dan diterima oleh Allah SWT.

Mempersiapkan diri sebelum pergi ke Tanah Suci adalah hal penting. Anda bisa mendapatkan segala macam informasi tentang ibadah tersebut atau mendaftarkan diri. Klik tautan berikut ini untuk informasi lebih lanjut.

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya