Umrah: Pengertian, Syarat Wajib, Tata Cara, & Keutamaannya

umrah

Umrah dan haji adalah dua cara utama bagi umat Islam di seluruh dunia untuk mengunjungi tanah suci dalam rangka beribadah. Sayangnya, masa tunggu haji saat ini menjadi semakin lama. Padahal sebagai manusia, Anda tidak tahu batas usia masing-masing.

Untuk itulah, jika Anda memiliki dana yang cukup maka bisa mencoba untuk menabung biaya umrah. Ini karena ibadah umrah bisa dilakukan sepanjang tahun tanpa antrian seperti haji. Dalam ulasan kali ini, kami akan menjelaskan berbagai hal terkait ibadah umrah.

  1. Pengertian dan Syarat Umrah
umrah

Umrah adalah kegiatan mengunjungi Baitullah untuk melaksanakan serangkaian ibadah sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku. Selain soal kuota atau batasan jumlah jemaah, biaya umrah juga lebih terjangkau jika Anda bandingkan dengan haji. 

Berbeda dengan haji yang hanya bisa Anda laksanakan di bulan Dzulhijjah, ibadah umrah bisa Anda lakukan di bulan lain. Apalagi ada beberapa bulan selain Dzulhijjah yang punya keutamaan lebih.

Lalu apa saja syarat wajib umrah?

  • Agama Islam 

Semua umat Muslim dapat menunaikan ibadah umrah, termasuk yang lahir secara Islam maupun mualaf.

  • Baligh dan Berakal

Syarat wajib lain dari umrah adalah baligh dan berakal. Artinya Anda tahu mana yang baik dan benar. Lalu umroh umur berapa? Dalam ketentuannya saat ini usia minimal untuk umrah adalah 5 tahun dengan catatan ada pendampingan dari orang tua.

Sementara itu sejak tahun 2022 lalu, sudah tidak ada batasan usia maksimal untuk umrah. Ini merupakan perubahan yang positif karena sebelum pandemi Covid-19, jemaah umrah dibatasi usia maksimal 65 tahun.

  • Merdeka

Arti merdeka di sini adalah seseorang bukanlah budak atau hamba sahaya. Namun syarat ini sudah kurang relevan karena di Indonesia sendiri tidak ada sistem perbudakan.

  • Mampu

Kondisi mampu di sini mencakup beberapa hal yakni pertama mampu secara finansial. Artinya Anda memiliki dana yang cukup untuk biaya umroh dan keluarga di rumah juga punya biaya hidup yang mencukupi.

Kedua, mampu secara mental dan fisik. Artinya kondisi kesehatan baik atau prima sehingga bisa menunaikan rangkaian ibadah umrah selama di sana.

  • Pendampingan Mahram (Khusus Perempuan)

Bagi jemaah perempuan wajib didampingi mahram untuk bisa menunaikan ibadah umrah. Mahram di sini bisa suami, orang tua, atau saudara kandung.

Jika Anda memenuhi semua syarat wajib umrah di atas, maka segera tunaikanlah ibadah ini. Setidaknya, Anda sudah pernah memenuhi panggilan Allah SWT untuk ke tanah suci meskipun bukan dalam rangka menunaikan ibadah haji.

  1. Hukum Ibadah Umrah
umrah

Apakah umrah itu wajib?

Dalam Rukun Islam, umroh memang tidak masuk ke dalam daftar. Ini membuat banyak orang berpikir bahwa ibadah ini memiliki hukum sunnah. Apakah hal ini benar? 

Faktanya ada beberapa pendapat dari ulama tentang ibadah umrah. Pendapat pertama menyatakan bahwa hukum umrah itu sunnah. Siapa saja ulama yang memiliki pendapat ini? 

Imam Malik dan Imam Abu Hanifah. 

Sementara itu, ada pendapat kedua yang menyatakan bahwa ibadah haji kecil ini hukumnya wajib. Beberapa ulama yang setuju dengan hukum ini adalah Ibnu Abbas, Umar, Imam Syafi’i, dan lain sebagainya. 

Nabi Muhammad SAW sendiri telah menjalankan ibadah umrah sebanyak 4 kali semasa hidupnya yakni umroh:

  • Hudaibiyyah di tahun ke-6 Hijriah
  • Umratul Qadha’ di tahun ke-7 Hijriah
  • Ji’ranah di tahun ke-8 Hijriah
  • Saat Haji Wada’ di tahun ke-10 H

Keempat umrah yang dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW ini terjadi di bulan Dzulqa’dah.

  1. Rukun Ibadah Umrah

Sama halnya dengan haji, umrah juga punya beberapa rukun wajib untuk Anda taati. Jika rukun ini Anda tinggalkan maka ibadah umrah menjadi tidak sah atau batal. Berapa lama kegiatan umrah?

Ibadah umrah sendiri berlangsung selama 9 hingga 12 hari. Namun pada kenyataannya, Anda hanya perlu waktu sekitar 3 sampai 12 jam saja untuk bisa menyelesaikan rukun umrah.

Lalu apa saja rukun umrah yang perlu Anda lakukan selama di sana?

  • Niat Berihram

Rukun umrah yang pertama adalah niat umrah atau melafadzkan talbiah umrah di tempat dan waktu yang sudah ditentukan oleh Rasulullah SAW.

نَوَيْتُ العُمْرَةَ وَأَحْرَمْتُ بِهَا لِلهِ تَعَالَى لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ بعُمْرَة

“Aku niat melaksanakan umrah dan berihram karena Allah SWT. Aku sambut panggilanMu, ya Allah untuk berumrah.”

Niat ini juga perlu Anda lafadzkan ketika mengenakan pakaian ihram.  

  • Thawaf

Rukun umrah selanjutnya adalah melakukan thawaf. Dalam prosesnya, Anda perlu mengelilingi Ka’bah hingga 7 putaran. 

Di 3 putaran pertama, Anda bisa melakukannya dengan lari-lari kecil sesuai sunnah. Kemudian di 4 putaran terakhir bisa Anda lakukan dengan berjalan kaki seperti biasa. Titik awal dan akhir dari thawaf adalah Hajar Aswad

  • Sa’i

Di rukun umrah ketiga ini Anda perlu berlari kecil di antara dua bukit yakni Marwa dan Shafa. Total ada 7 putaran (perjalanan dari bukit Marwa ke Shafa atau sebaliknya) yang harus Anda lakukan.

Ketika berada di atas Bukit Shafa, Anda bisa menghadap ke Ka’bah dan melakukan dzikir. Ada dzikir khusus dari Rasulullah SAW yang bisa Anda ikuti selama di sana.

  • Tahallul

Pada dasarnya, memendekkan atau memotong rambut adalah larangan selama umrah atau haji. Namun, di akhir rangkaian ibadah umrah jama’ah perlu melakukan cukur rambut. Ini juga termasuk dalam rukun umrah.

Jama’ah pria boleh memendekkan rambut atau memilih cukur gundul. Sementara jama’ah wanita bisa memotong rambut sepanjang satu ruas jari. Jumlah rambut yang dipotong juga minimal 3 helai saja.

  • Tertib

Rukun yang terakhir adalah tertib. Artinya apa? Anda perlu menjalankan rukun umrah dari yang pertama hingga akhir sesuai dengan urutannya. Tidak boleh asal comot atau melakukan rukun secara acak karena ini bisa membuat ibadah umrah tidak sah.

Selain rukun umrah, ketika Anda menjalankan ibadah ini maka ada kewajiban utama yang harus Anda ingat. Apa saja wajib umrah ini?

  • Anda wajib berihram di miqat yang telah ditentukan.
  • Tidak melakukan larangan umrah selama menjalankan ihram. Contohnya seperti berhubungan suami istri, membunuh binatang buruan darat, mematahkan ranting, dan lain sebagainya.
  • Rukun umrah perlu Anda jalankan dengan tertib.
  1. Tata Cara Umrah

Anda baru pertama menjalankan ibadah ke tanah suci dalam rangka umrah? Ada beberapa tata cara umrah yang bisa Anda lakukan. Berikut rinciannya:

  • Bersihkan Diri

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membersihkan diri. Caranya dengan mandi junub. Jangan lupa untuk berwudhu agar tubuh tetap suci. 

  • Kenakan Pakaian Ihram dan Niat

Setiap jemaah akan mendapatkan pakaian ihram sesuai aturan yang berlaku. Jemaah pria memperoleh dua helai kain yang tidak berjahit. Fungsinya sebagai sarung dan penutup pundak. 

Sementara itu, jemaah wanita mendapat kain berjahit untuk menutup aurat. Namun perlu Anda ingat, meski pakaian ihram itu tertutup tapi memakai niqab tidak dibenarkan. 

  • Baca Talbiyah selama Perjalanan

Dalam prosesnya, Anda akan melakukan perjalanan dari miqat ke kota Mekkah. Selama di perjalanan sebaiknya gunakan untuk beribadah. Salah satunya dengan mengucapkan kalimat talbiyah. 

  • Masuk ke Masjidil Haram

Sesampainya di kota Mekkah, Anda akan menuju Masjidil Haram. Baca doa masuk ke masjid dan dahulukan kaki kanan. Jangan lewatkan untuk beribadah yakni shalat fardhu dan sunnah selama di sana. 

Pahala shalat di Masjidil Haram sendiri bernilai 100.000 kali lipat dari masjid lain. Ketika berada di masjid ini, jika memungkinkan Anda bisa mencium Hajar Aswad. Apabila tidak memungkinkan, maka cukup dengan isyarat melambaikan tangan. 

  • Thawaf dan Shalat Dua Rakaat di Depan Makam Nabi Ibrahim

Selanjutnya, Anda harus melakukan thawaf sebanyak 7 putaran. Titik mulainya dari Hajar Aswad dan berakhir di titik yang sama. 

Kemudian, ada anjuran untuk tidak melewatkan shalat sunnah dua rakaat di depan makam Nabi Ibrahim. Dalam anjuran tersebut, Anda dapat membaca surat Al-Kafirun untuk rakaat pertama. Kemudian, baca surat Al-Ikhlas di rakaat kedua. 

  • Minum Air Zam-Zam

Langkah selanjutnya adalah beristirahat dan minum air zam-zam. Istirahat sejenak ini akan membantu Anda melepas lelah dan tubuh lebih prima untuk ibadah selanjutnya. 

Ketika minum air zam-zam pastikan Anda tidak lupa membaca do’anya terlebih dahulu. 

اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أْسْأَلُكَ عِلْمً نَافِعًا وَرِزْقًا وَاسِعًا وَشِفَآءً مِنْ كُلِّ دَآءٍ وَسَقَمٍ بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْن

“Ya Allah aku mohon kepada-Mu ilmu pengetahuan yang bermanfaat, rezeki yang luas dan sembuh dari segala penyakit”

Selain itu, gunakan tangan kanan untuk minum dan jangan habiskan dalam sekali teguk. Anda bisa minum air zam-zam ini dengan duduk ataupun berdiri. 

  • Sa’i

Selanjutnya Anda bisa melakukan sa’i yakni perjalanan dari bukit Shafa ke bukit Marwa sebanyak 7 kali. 

Ketika berada di Bukit Shafa, anjurannya untuk menghadap ke Ka’bah dan melafadzkan doa

للهُ اَكْبَرْ ٣× لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَ اللهُ اَكْبَرْ، اللهُ اَكْبَرْ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ، اللهُ اَكْبَرْ عَلَى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَااَوْلَانَا لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِ وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرِ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

“Allah maha besar 3x, Tidak ada Tuhan kecuali Allah. Allah maha besar, Segala puji bagi Allah, Allah Maha besar, atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, segala puji bagi Allah atas karunia yang telah dianugerahkan-Nya kepada kami, tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. 

Bagi-Nya kerajaan dan pujian. Dialah yang menghidupkan dan yang mematikan, pada kekuasaan-Nya lah segala kebaikan dan Dia berkuasa atas segala sesuatu.”

  • Tahallul

Sebagai penutup rangkaian ibadah umrah, Anda harus melakukan tahallul atau mencukur rambut. Jama’ah pria mendapat anjuran untuk memotong rambut hingga gundul atau setidaknya cukup pendek. Sementara jama’ah wanita boleh hanya dengan memotong tiga helai rambut saja.

Selain rangkaian ibadah umrah di atas, selama berada di tanah suci Anda juga disarankan memperbanyak ibadah. Tidak hanya terbatas pada shalat fardhu atau sunnah saja. Dzikir, berpuasa, membaca Al-Qur’an, dan juga memberi makan fakir miskin juga sangat baik.

Khusus untuk shalat fardhu dan sunnah di luar Masjidil Haram, Anda bisa melakukannya di Masjid Quba dan Masjid Nabawi. Shalat di Masjid Nabawi ganjarannya 1.000 kali lipat dibandingkan masjid lain kecuali Masjidil Haram.

Sementara itu, shalat di Masjid Quba ganjarannya mendapat pahala umrah sesuai sabda Rasulullah SAW dalam hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi. Untuk meraih keutamaannya, Anda bisa melakukan shalat dhuha di Masjid Quba.

  1. Keutamaan dan Manfaat Umrah
umrah

Sama halnya dengan ibadah lain, umrah juga punya keutamaan dan manfaat bagi siapapun yang menjalankannya. Apa saja keutamaan dan manfaat umrah ini?

  • Bisa Menghapus Dosa

Salah satu pahala umroh adalah dihapuskannya dosa yang lalu. Dosa antara umrah satu dan umrah selanjutnya juga akan mendapat penghapusan dari Allah SWT.

Ini sesuai dengan salah satu hadits riwayat Bukhari dan Muslim:

العمرةُ إلى العمرةِ كفَّارَةٌ لمَا بينَهمَا ، والحجُّ المبرورُ ليسَ لهُ جزاءٌ إلا الجنَّةُ

“Antara satu umrah dengan umrah berikutnya terdapat penghapusan dosa-dosa di antara keduanya. Haji yang mabrur, tidak ada pahala bagi pelakunya, melainkan surga”.

  • Mendapat Berbagai Keutamaan dari Ibadah yang Dilakukan Selama Umrah

Ketika melakukan ibadah umrah tentunya Anda akan menjalani berbagai kegiatan. Mulai dari shalat, dzikir, thawaf, sa’i, tahallul, dan bahkan sekedar minum air zam-zam. 

Namun jangan salah, semua kegiatan beribadah di atas punya keutamaan sendiri-sendiri seperti:

  1. Ucapan talbiyah mendapat ganjaran surga.
  2. Thawaf pahalanya sama dengan memerdekakan seorang budak dan dosanya akan dihapuskan.
  3. Jemaah yang melakukan tahallul akan mendapat ampunan dari Allah sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.
  • Hati Lebih Tenang

Ketika menjalankan ibadah umrah, Anda akan berada di rumah Allah. Lingkungan sekitar juga sangat mendukung Anda untuk bisa beribadah dengan khusyuk. Ini tentunya bisa memberikan ketenangan hati.

Tidak hanya selama di tanah suci, sepulangnya Anda ke tanah air insyaAllah hati lebih tentram. Selain itu, menurut hasil penelitian dari Tribakti Jurnal Pemikiran Keislaman bahwa umrah bisa memberikan dampak positif bagi perilaku orang yang menjalankannya.

  • Jauh dari Kefakiran dan Ganjarannya Surga

Siapa yang mau menolak ganjaran berupa surga dari Allah?

Anda yang mampu menjalankan ibadah umrah dengan ikhlas dijanjikan surga sebagai pahalanya. Selain itu, haji yang diiringi umrah juga bisa menjauhkan diri Anda dari kefakiran serta mampu menghapus dosa-dosa yang telah lalu. 

Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh An Nasai, Tirmidzi, dan Ahmad.

  • Setara dengan Jihad untuk Perempuan

Zaman dulu, jihad selalu identik dengan perang. Tentunya, ini membuat para lelaki yang bisa berjihad di medan perang. Namun, Allah SWT yang Maha Segalanya memberikan jalan bagi para wanita untuk berjihad melalui umrah.

Perjuangan wanita menjalankan ibadah umrah disetarakan dengan berjihad oleh Rasulullah SAW. Ini beliau sampaikan kepada istrinya Aisyah sesuai dengan hadits riwayat Ibnu Majah.

  • Doanya Mustajab

Orang-orang yang menjalankan ibadah umrah memiliki keutamaan yakni doanya mustajab atau mudah dikabulkan oleh Allah SWT. Hal ini terungkap dari sabda Rasulullah dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah.

Dalam hadits tersebut, ada tiga golongan orang yang menjadi tamu Allah yakni orang yang berjihad, berhaji, dan umrah. Golongan orang-orang ini telah memenuhi panggilan Allah SWT dan jika mereka meminta sesuatu kepada-Nya maka Allah SWT akan mengabulkan permintaan mereka.

  • Umrah di Bulan Ramadhan Layaknya Haji Bersama Nabi

Beruntungnya para sahabat dan umat Muslim yang hidup di zaman Nabi. Mereka bisa menunaikan ibadah haji atau umrah bersama Rasulullah SAW. Namun, Anda tidak perlu berkecil hati karena umat Islam di masa sekarang juga bisa mendapatkannya.

Bagaimana caranya?

Sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Apabila datang bulan Ramadhan, lakukanlah umrah, karena umrah di bulan Ramadhan senilai haji bersamaku”.

Inilah kelebihan dan keutamaan umrah yang tidak dimiliki oleh ibadah haji karena haji hanya bisa dilakukan saat bulan Dzulhijjah saja. Wujudkan umrah impian Anda dengan berbagai paket umrah menarik dari Granada Tour. Info lebih lanjut hubungi kami di sini.

Bagikan artikel ini

Artikel lainnya